Jakarta – TNI mengerahkan 37.910 personel untuk membantu rekonstruksi dan rehabilitasi wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Pengerahan ini termasuk penambahan 15 batalion.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan, personel akan membantu pemasangan jembatan bailey, pembuatan huntara dan huntap.
Selain itu, juga untuk pembersihan lumpur di sekolah, pesantren, jalan, dan fasilitas umum.
TNI juga melaksanakan tugas kemanusiaan.
Mulai dari penyiapan air bersih, evakuasi medis, distribusi logistik, hingga layanan pemulihan trauma.
TNI telah menggelar 25 dapur lapangan.
Kemudian membangun 124 sumur bor, mendirikan 42 pos kesehatan, serta membangun 186 unit MCK.
TNI juga menyiapkan dan memasang jembatan bailey di sejumlah lokasi.
Total 32 jembatan bailey telah dibangun dan difungsikan.
Selain itu, TNI juga tengah membangun 40 jembatan armco.
Untuk mendukung operasi kemanusiaan, TNI mengerahkan 89 unit alutsista.
Terdiri atas pesawat udara, helikopter, dan kapal perang Republik Indonesia (KRI).
Total logistik yang telah didistribusikan TNI mencapai 2.669,53 ton.
Presiden Prabowo Subianto direncanakan meninjau penanganan bencana di Sumatera saat pergantian tahun.






