Ecozone

Danantara Pastikan Tak Ada PHK Karyawan PT INTI

157
×

Danantara Pastikan Tak Ada PHK Karyawan PT INTI

Sebarkan artikel ini
c8e2936b4a14bed00edd060f97b5c2a7.jpg
c8e2936b4a14bed00edd060f97b5c2a7.jpg

Jakarta – Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Danantara memberikan jaminan bahwa tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi karyawan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI).

Kepastian ini muncul di tengah proses kajian mendalam terkait rencana penutupan perusahaan tersebut.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan assessment serta verifikasi terhadap PT INTI.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam melakukan perampingan atau streamline perusahaan milik negara.

“Pekerjanya aman. Kan kami sudah bilang, semua tidak ada yang di-PHK,” tegas Dony saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Ia menekankan bahwa prinsip utama dalam penataan ulang BUMN adalah tetap melindungi keberlangsungan pekerjaan bagi para pegawai.

Menurutnya, transformasi yang dilakukan Danantara tidak akan mengorbankan hak-hak karyawan di entitas terkait.

Dalam menjalankan proses ini, BP BUMN telah bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan melalui rencana kerja sama strategis.

Kerja sama ini bertujuan memastikan transformasi korporasi berjalan profesional dan berkelanjutan dengan prinsip no one left behind.

Langkah penataan PT INTI ini merupakan bagian dari agenda besar transformasi 180 perusahaan di bawah naungan BUMN yang telah dimulai sejak pertengahan Mei 2026.

Fokus utama dari program ini adalah menyederhanakan struktur korporasi dan mengurangi tumpang tindih bisnis agar lebih efektif serta efisien.

Pemerintah menargetkan setiap entitas BUMN memiliki peran yang jelas dalam menciptakan nilai ekonomi.

Dengan demikian, transformasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat kinerja perusahaan, tetapi juga mendukung penguatan daya saing nasional di pasar global.

Kepingan emas batangan dengan latar belakang grafik pasar keuangan yang menunjukkan tren harga
Ecozone

Harga emas dunia menguat tipis pada perdagangan Jumat (9/10/2026), setelah sempat menyentuh level terendah dalam dua bulan pada Rabu (7/10/2026). Pergerakan emas dipengaruhi kekhawatiran inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih tinggi serta prospek kenaikan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,3% menjadi US$ 4.147,77 per ons troi pada pukul 00.43 GMT. Sementara…

Gedung Federal Reserve di Washington DC dengan latar belakang bendera Amerika Serikat
Ecozone

Risiko inflasi yang masih berada di atas target 2% membuat Federal Reserve (The Fed) tetap membuka peluang kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) sebelum akhir 2026. Hal tersebut tercermin dalam risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) 15–16 September 2026 yang dirilis pada Rabu (7/10/2026). Dalam rapat tersebut, The Fed menaikkan suku bunga acuan ke kisaran 3,75%–4,00%. Mayoritas pejabat The Fed menilai…