Padang Pariaman – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mencatat 2,37 juta penumpang sepanjang 2025.
Data ini disampaikan saat pelepasan last flight 2025 dan penyambutan first flight 2026, Rabu (31/12/2025).
Jumlah penumpang didominasi penerbangan domestik.
BIM juga melayani 18.101 pergerakan pesawat. Angka ini relatif stabil dari tahun sebelumnya.
Kinerja kargo mencatatkan pertumbuhan positif. Total 11,5 ribu ton sepanjang 2025.
Manajemen BIM menilai peningkatan kargo mencerminkan peran strategis bandara. Terutama dalam mendukung distribusi logistik dan pergerakan ekonomi Sumatera Barat.
Dalam momentum pergantian tahun, BIM memberikan souvenir simbolis. Souvenir diberikan kepada penumpang, pilot, dan awak kabin.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana empati. Hal ini sejalan dengan kondisi Sumatera Barat yang masih waspada terhadap potensi bencana.
“Pergantian tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen kami. Kami menyambut 2026 dengan optimisme dan semangat bersama,” ujar General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau Dony Subardono.
Dony menegaskan keselamatan dan kesiapsiagaan operasional adalah prioritas utama.
BIM menargetkan peningkatan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kesiapan operasional. Serta memperkuat posisinya sebagai gerbang utama Sumatera Barat.







