Ecozone

FrieslandCampina Bakal Akuisisi Ultrajaya, RUPSLB Digelar 27 Oktober

14
×

FrieslandCampina Bakal Akuisisi Ultrajaya, RUPSLB Digelar 27 Oktober

Sebarkan artikel ini
Logo FrieslandCampina dan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk berdampingan
Royal FrieslandCampina NV resmi mengumumkan rencana akuisisi mayoritas saham PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk.

Jakarta – Royal FrieslandCampina NV, sebuah perusahaan susu asal Belanda, secara resmi mengumumkan rencana akuisisi mayoritas saham PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) pada Jumat (18/9/2026) untuk memperkuat posisi kedua entitas di pasar industri susu nasional.

Dilansir dari keterangan resmi perusahaan, langkah strategis ini mencakup penggabungan PT Frisian Flag Indonesia (FFI) ke dalam Grup Ultrajaya guna mengintegrasikan kapabilitas lokal dengan keahlian global FrieslandCampina.

Meskipun berada dalam satu payung grup yang sama, manajemen menegaskan bahwa Ultrajaya dan FFI akan tetap beroperasi secara terpisah dengan mempertahankan merek, portofolio produk, serta struktur organisasi masing-masing.

Dewan Anggota FrieslandCampina telah memberikan persetujuan resmi atas transaksi tersebut, namun penyelesaian akuisisi masih bergantung pada restu pemegang saham Ultrajaya serta izin dari otoritas terkait di Indonesia.

Pasca-akuisisi, Ultrajaya dipastikan akan tetap berstatus sebagai perusahaan terbuka dengan pusat operasional yang tetap berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

Sabana Prawirawidjaja tetap akan memegang kendali sebagai direktur utama Ultrajaya, sementara keluarga Prawirawidjaja diinformasikan akan terus mempertahankan kepemilikan saham yang signifikan di perusahaan tersebut.

FrieslandCampina memandang sinergi ini sebagai upaya untuk menciptakan platform bisnis produk susu yang lebih tangguh dengan menggabungkan investasi teknologi serta jangkauan pasar yang luas.

“Kemitraan yang menyatukan skala, inovasi, dan wawasan lokal kini bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan strategis,” kata seorang penasihat sektor konsumen.

Untuk memproses rencana aksi korporasi tersebut, manajemen ULTJ menjadwalkan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Selasa, 27 Oktober mendatang.

Pelaksanaan rapat akan dilakukan secara elektronik tanpa kehadiran fisik di kantor perseroan yang berlokasi di Jalan Raya Cimareme Nomor 131, Kabupaten Bandung Barat.

Wacana akuisisi ini sebenarnya telah beredar sejak tahun lalu, saat kedua pihak mulai menjajaki potensi kerja sama strategis untuk memperkuat daya saing di pasar produk susu.

Respons pasar terhadap pengumuman ini terlihat cukup positif, di mana saham ULTJ mencatatkan lonjakan harga sebesar 6,84% menjadi Rp 2.030 pada perdagangan intraday.

Volume perdagangan tercatat mencapai 46,16 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 92,19 miliar dan kapitalisasi pasar perusahaan menyentuh angka Rp 21,11 triliun.

Tren kenaikan harga saham ULTJ menunjukkan performa yang cukup impresif, dengan pertumbuhan sebesar 35,33% dalam satu bulan terakhir serta kenaikan 40,97% sejak awal tahun (year to date).

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan keterangan terkait kebijakan upah minimum di Jakarta.
Ecozone

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli belum dapat memastikan formulasi kenaikan UMP 2027 karena menunggu pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan.