Samarinda – Borneo FC dipastikan akan memainkan seluruh pertandingan fase grup AFC Challenge League 2026 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (30/08/2026), guna memaksimalkan dukungan publik tuan rumah dalam kompetisi antarklub Asia tersebut.
Dilansir dari jpnn.com, status sebagai tuan rumah memberikan keuntungan strategis bagi skuad Pesut Etam untuk mengamankan poin penuh di hadapan para pendukungnya sendiri.
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menegaskan bahwa keuntungan bermain di kandang tidak boleh membuat para pemain merasa berada di posisi aman atau meremehkan lawan.
Juru taktik asal Portugal tersebut menyatakan bahwa timnya harus tetap menjaga konsentrasi penuh pada setiap laga yang akan dihadapi.
“Menurut saya, kami harus berkonsentrasi pada tiga pertandingan pertama,” kata Mauro Jeronimo.
“Siapa pun lawannya, persiapan tetap harus dilakukan dengan serius,” ujar Mauro Jeronimo.
“Kami bermain di Samarinda dan tentu akan mendapatkan dukungan dari para penggemar,” ucap Mauro Jeronimo.
Mauro menyadari bahwa atmosfer di Stadion Segiri dapat menjadi energi tambahan yang krusial bagi para pemain di lapangan.
Dalam ajang AFC Challenge League, Borneo FC akan menghadapi tantangan dari empat klub dengan karakter permainan yang berbeda.
Klub yang akan menjadi lawan Pesut Etam meliputi One Taguig FC dari Filipina, Tainan City FC asal Taiwan, Yangon United dari Myanmar, serta Ezra FC yang mewakili Laos.
Rangkaian pertandingan internasional ini menuntut Borneo FC untuk mampu membagi fokus dengan agenda kompetisi Super League 2026/27 yang sedang berjalan.
Kedalaman skuad menjadi faktor penentu mengingat jadwal pertandingan yang padat berpotensi menguras fisik para pemain secara signifikan.
Hingga saat ini, Mauro mengaku belum memiliki penilaian mendalam terkait kekuatan lawan yang akan dihadapi Borneo FC.
“Saya tidak ingin memberikan penilaian tentang mereka sekarang karena saya belum mengenal tim-tim tersebut,” kata Mauro Jeronimo.
“Kami harus mempelajarinya lebih dulu sebelum bisa berbicara lebih banyak,” tambah Mauro Jeronimo.
Manajemen klub berharap seluruh elemen tim mampu menjaga fokus dan mengubah antusiasme publik menjadi performa positif selama fase grup berlangsung.
Pemanfaatan faktor kandang menjadi kesempatan bagi Borneo FC untuk menunjukkan eksistensi dan kekuatan mereka di level kompetisi Asia.
Keberhasilan di fase grup akan sangat bergantung pada disiplin taktik yang diterapkan Mauro Jeronimo serta ketahanan fisik para pemain dalam menghadapi jadwal yang padat.
Seluruh persiapan kini difokuskan untuk memastikan Borneo FC mampu memberikan penampilan maksimal di setiap laga yang dimainkan di Samarinda.






