BeritaPeristiwa

Ruang Guru SDN 2 Tugu Indramayu Ambruk, Siswa Terpaksa Belajar Berdesakan

64
×

Ruang Guru SDN 2 Tugu Indramayu Ambruk, Siswa Terpaksa Belajar Berdesakan

Sebarkan artikel ini
bangunan-sdn-di-indramayu-ambruk,-guru-sebut-sejak-1976-tak-tersentuh-bantuan
bangunan sdn di indramayu ambruk, guru sebut sejak 1976 tak tersentuh bantuan

INDRAMAYU – Ruang guru SDN 2 Tugu di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, ambruk pada Kamis (23/7/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa ini tidak menelan korban jiwa lantaran kegiatan belajar mengajar telah berakhir saat bangunan runtuh.

Ambruknya bangunan tersebut memaksa pihak sekolah menerapkan kebijakan berbagi ruang kelas mulai Jumat (24/7/2026).

Kerusakan parah melanda seluruh bagian atap serta separuh dinding bangunan yang menyatu dengan ruang kelas lima dan enam tersebut.

Di lokasi kejadian, puing-puing berupa kayu rangka atap yang lapuk, serpihan genting, dan material tembok tampak berserakan.

Pihak sekolah kini mengosongkan ruang kelas lima dan enam guna menghindari risiko keruntuhan susulan.

Langkah preventif diambil karena kedua ruangan tersebut memiliki konstruksi atap serupa dengan ruang guru yang ambruk.

Kondisi fisik gedung kelas lima dan enam pun kian memprihatinkan dengan retakan dinding, lantai mengelupas, serta banyak kaca jendela yang pecah.

Guru SDN 2 Tugu, Arif Budiman, mengatakan bahwa bangunan ambruk secara tiba-tiba tanpa dipicu cuaca buruk.

Arif memastikan penyebab utama keruntuhan adalah struktur kayu penyangga yang sudah lapuk dimakan usia.

Demi menjaga keberlangsungan proses belajar, pihak sekolah menggabungkan siswa kelas dua dengan kelas tiga, serta kelas empat dengan kelas lima.

Siswa kelas satu tetap menempati ruangannya sendiri.

Sementara itu, para siswa kelas enam dipindahkan sementara ke ruang bangunan TK yang terletak di bagian belakang sekolah.