Berita

Kebakaran Hanguskan 1.956 Hektare Lahan Savana di Taman Nasional Tambora

96
×

Kebakaran Hanguskan 1.956 Hektare Lahan Savana di Taman Nasional Tambora

Sebarkan artikel ini
seribuan-hektare-padang-savana-di-tn-tambora-sumbawa-terbakar
seribuan hektare padang savana di tn tambora sumbawa terbakar

Mataram – Kebakaran hebat melanda kawasan savana di Taman Nasional (TN) Tambora, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, yang menghanguskan sekitar 1.956 hektare lahan sejak akhir pekan lalu.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, mengungkapkan titik api pertama kali terdeteksi pada Minggu (5/7) pukul 13.30 WITA di kawasan Resort Piong.

Ia menjelaskan, vegetasi kering, embusan angin kencang di area pegunungan, serta minimnya sumber air memicu api merambat dengan sangat cepat.

Tim gabungan yang terdiri dari Balai Dalkarhut Jabalnusra, BTN Tambora, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) kini masih berjibaku memadamkan kobaran api.

Kementerian Kehutanan turut mengerahkan regu Manggala Agni dari Mataram untuk memperkuat operasi pemadaman di lapangan.

Januanto menyebut insiden ini mengancam habitat satwa liar, merusak kawasan konservasi, serta berpotensi mengganggu kualitas udara dan sektor wisata lokal.

“Pemerintah tidak akan menoleransi pihak yang terbukti melanggar hukum terkait penyebab kebakaran ini,” tegas Januanto.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Bambang Setyo Antoko, menyampaikan bahwa strategi pemadaman terus disesuaikan dengan karakteristik medan yang sulit.

Fokus utama tim di lapangan adalah menekan laju sebaran api dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel.

Kementerian juga mengimbau masyarakat dan pelaku wisata untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Taman Nasional Tambora merupakan kawasan konservasi seluas 71.645,64 hektare yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Cagar Biosfer Dunia.

Wilayah ini menjadi habitat vital bagi berbagai satwa, seperti Rusa Timor, Kakatua Kecil Jambul Kuning, Nuri Kepala Merah, dan Kirik-kirik Australia.