Yogyakarta – Gelandang bertahan PSIM Yogyakarta asal Polandia, Adrian Purzycki, mencetak gol penyeimbang krusial dalam laga debutnya melawan Persita Tangerang yang berakhir imbang 1-1 pada Sabtu (5/9/2026).
Dilansir dari jpnn.com, pemain berusia 28 tahun itu tampil penuh selama 90 menit di bawah arahan pelatih Jean-Paul van Gastel dalam pekan pertama BRI Super League musim 2026/2027.
Kontribusi gol tersebut menjadi catatan positif bagi Adrian Purzycki dalam mengawali karier profesionalnya di kancah sepak bola Indonesia.
“Menurut saya, dari segi penampilan sebagai pemain, ini jelas merupakan pertandingan pertama saya di sini, jadi saya menantikan pertandingan berikutnya dan saya pikir kami akan berjuang untuk mendapatkan tiga poin,” kata Adrian Purzycki.
Ia menambahkan bahwa atmosfer kompetisi di Indonesia menuntut kedisiplinan serta kesabaran tinggi karena kesalahan kecil dapat dimanfaatkan lawan melalui skema serangan balik.
“Dalam pertandingan seperti ini kami harus sedikit lebih sabar karena lawan sedang menunggu kesalahan kami secara terus menerus,” ujar Adrian Purzycki.
Terkait proses adaptasi, Adrian Purzycki mengaku terus berupaya menyesuaikan diri dengan kondisi iklim serta karakter lapangan melalui intensitas sesi latihan harian bersama skuad Laskar Mataram.
“Makin sering kami berlatih bersama setiap hari, proses penyesuaian akan menjadi makin mudah bagi saya ke depannya,” ucap Adrian Purzycki.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyoroti bahwa kualitas alur bola atau passing menjadi titik lemah utama yang menghambat kendali permainan timnya sejak menit awal.
“Pada awal laga, kualitas passing kami tidak bagus, padahal saya pikir passing adalah salah satu kekuatan kami, tetapi pada laga kali ini justru menjadi kelemahan,” kata Jean-Paul van Gastel.
Kondisi tim sempat tertekan setelah Persita Tangerang berhasil mencetak gol cepat pada awal babak kedua yang merusak ritme permainan PSIM Yogyakarta.
Selanjutnya, PSIM Yogyakarta dijadwalkan melakoni laga tandang menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan kedua kompetisi.
Kesiapan fisik dan mental Adrian Purzycki diharapkan kembali menjadi pilar utama untuk membantu tim mencuri poin penuh di kandang lawan.
Pertandingan mendatang tersebut menjadi ujian krusial bagi PSIM Yogyakarta untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara BRI Super League.
Evaluasi menyeluruh terhadap taktik dan koordinasi antar lini kini tengah dilakukan oleh jajaran pelatih Laskar Mataram menjelang keberangkatan ke Surabaya.
Kehadiran Adrian Purzycki di lini tengah diharapkan mampu memberikan stabilitas permainan yang lebih konsisten dibandingkan pada pertandingan pembuka sebelumnya.





