BeritaEcozone

ITSEC Asia dan PT INTI Perkuat Keamanan Siber Nasional Lewat Kolaborasi Strategis

67
×

ITSEC Asia dan PT INTI Perkuat Keamanan Siber Nasional Lewat Kolaborasi Strategis

Sebarkan artikel ini
Oplus_152174592

Bandung – PT ITSEC Asia Tbk dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat infrastruktur keamanan siber nasional.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di kantor pusat PT INTI, Bandung, pada 23 Juli 2026.

Kerja sama ini mencakup pengembangan layanan keamanan siber, operasional Security Operations Center (SOC), serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang siber dan kecerdasan artifisial (AI).

Kemitraan ini turut melibatkan ITSEC Cyber & AI Academy yang akan fokus pada pelatihan dan pengembangan talenta digital.

President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan kolaborasi ini menjawab kebutuhan mendesak sektor BUMN dan pemerintahan dalam melindungi data serta infrastruktur digital.

Menurutnya, organisasi saat ini membutuhkan teknologi mutakhir sekaligus tenaga ahli yang cakap mengelola keamanan siber secara berkelanjutan.

Direktur PT INTI, Herry Jasman, menyambut baik sinergi ini sebagai langkah krusial dalam transformasi digital nasional.

Ia optimistis kolaborasi ini mampu menghadirkan ekosistem keamanan siber yang komprehensif bagi pemerintah dan sektor industri.

Dalam teknis pelaksanaannya, ITSEC Asia menyediakan dukungan solusi teknologi, konsultasi, serta transfer pengetahuan.

PT INTI berperan membuka akses pasar dan menyediakan fasilitas pendukung untuk kegiatan pelatihan serta pusat operasi keamanan.

President Director ITSEC Cyber & AI Academy, Yulius C. Rusli, menegaskan program pelatihan akan berfokus pada kebutuhan praktis di lapangan.

Ia menekankan pentingnya kurikulum aplikatif agar para peserta didik mampu menghadapi tantangan nyata di lingkungan kerja.

Kemitraan ini menjadi kerangka awal bagi kedua perusahaan untuk mengeksplorasi peluang bisnis lebih luas di masa depan.

Adapun rincian teknis, komersial, maupun keuangan dari setiap proyek akan diatur melalui perjanjian terpisah di kemudian hari.