Berita

IHSG Cetak Rekor, Kadin: Bukti Kepercayaan pada Ekonomi Nasional

135
×

IHSG Cetak Rekor, Kadin: Bukti Kepercayaan pada Ekonomi Nasional

Sebarkan artikel ini
ihsg-cetak-rekor,-kadin:-bukti-kepercayaan-pada-ekonomi-nasional
ihsg cetak rekor, kadin: bukti kepercayaan pada ekonomi nasional

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Level 9.075,406 diraih pada Kamis (15/1/2026).

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai lonjakan ini sebagai cerminan kepercayaan pelaku usaha. Mereka optimis dengan prospek ekonomi nasional.

Target pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 adalah 5,4–5,5 persen.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan kapitalisasi pasar juga mencetak rekor. Nilainya mencapai Rp 16.512 triliun.

Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan (12–15 Januari 2026) meningkat 3,87 persen. Angka ini menjadi Rp 32,68 triliun.

Investor asing mencatatkan beli bersih Rp 947,45 miliar pada Kamis (15/1/2026).

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menilai penguatan IHSG sejalan dengan keyakinan dunia usaha. Hal ini terkait arah kebijakan ekonomi nasional di tengah tekanan global.

“Itu menandakan kepercayaan,” kata Anindya dalam forum Global & Domestic Economic Outlook 2026 di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

“Apalagi, kepercayaan ini juga didasarkan pada pertumbuhan perdagangan yang terus berlanjut hingga kuartal ketiga dan keempat tahun lalu,” imbuhnya.

Kadin menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5,4–5,5 persen. Prinsip yang dikedepankan adalah pro-growth, pro-poor, pro-job, dan pro-environment.

Anindya menyebut optimisme pelaku pasar tak lepas dari persepsi stabilitas ekonomi domestik. Kondisi ini relatif terjaga dibandingkan kondisi global.

“Kali ini kita bicara data. Ini adalah cikal bakal Kadin Trust Index,” ujar Anindya.

“Kita mulai dengan pendataan dari industri, konsumen, hingga vendor untuk melihat bagaimana animo mereka dalam berusaha, baik di sektor produksi maupun jasa,” lanjutnya.

Di tengah pertumbuhan ekonomi dunia yang diperkirakan hanya sekitar 3 persen, Indonesia dinilai masih menarik bagi pelaku usaha dan investor. Hal ini tercermin dari pergerakan pasar saham yang terus mencetak rekor baru di awal 2026.

Kadin menekankan pentingnya menjaga kepercayaan pasar. Caranya dengan penciptaan lapangan kerja, penguatan ekonomi rakyat, serta kepastian kebijakan yang mendukung iklim usaha. Tujuannya agar momentum penguatan IHSG tidak bersifat jangka pendek.