Jakarta – Bumame melakukan transformasi strategis dari penyedia layanan tes Covid-19 menjadi klinik kesehatan preventif guna menyasar kebutuhan masyarakat urban Indonesia yang terus meningkat pada Minggu (6/9/2026).
Dilansir dari keterangan tertulis perusahaan, langkah reposisi ini diambil sebagai respons atas meredanya kebutuhan pengujian pandemi serta upaya membangun model bisnis yang lebih berkelanjutan.
Perusahaan yang didirikan pada 2020 ini kini memosisikan diri sebagai mitra kesehatan preventif melalui kampanye #BukanCovid yang disebarluaskan melalui platform digital seperti TikTok dan Instagram.
Transformasi identitas tersebut didukung oleh visi perusahaan untuk menjadi pilihan pertama masyarakat saat ingin melakukan pemeriksaan kesehatan secara proaktif.
Model bisnis yang diterapkan Bumame mencakup empat lini layanan utama yakni medical check up untuk segmen B2C dan B2B, vaksinasi, vitamin drip, serta pemeriksaan diagnostik lanjutan seperti NIPT.
Layanan home care juga diintegrasikan untuk memperluas jangkauan layanan tanpa harus melakukan ekspansi infrastruktur fisik secara masif.
Strategi ini dirancang untuk menciptakan pendapatan berulang melalui pelanggan yang rutin melakukan pemeriksaan tahunan serta peluang up-sell pada paket pemeriksaan komprehensif.
Hingga saat ini, Bumame telah mengoperasikan empat klinik yang berlokasi strategis di Jabodetabek, meliputi wilayah TB Simatupang, Cideng, BSD, dan Puri Indah.
Ekspansi tersebut difokuskan pada kedalaman penetrasi pasar di wilayah Jabodetabek sebelum perusahaan mempertimbangkan langkah untuk merambah kota-kota lain di Indonesia.
Manajemen menyatakan bahwa transisi ini merupakan pilihan strategis di tengah kompetisi industri kesehatan yang semakin ketat, terutama menghadapi pemain mapan seperti Prodia dan platform digital seperti Halodoc.
“Ketika kebutuhan tes covid mulai mereda seiring pemulihan pandemi, Bumame menghadapi pilihan strategis yang sama dengan banyak pemain kesehatan lainnya yakni ikut turun atau beralih ke segmen yang lebih berkelanjutan, Bumame memilih yang kedua,” kata perwakilan perusahaan.
Keunggulan kompetitif yang ditawarkan Bumame terletak pada kombinasi fasilitas fisik yang nyata dengan pendekatan digital modern serta desain paket pemeriksaan yang disesuaikan dengan gaya hidup masyarakat urban.
Masyarakat yang ingin mengakses informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan layanan kesehatan dapat menghubungi pihak klinik melalui saluran WhatsApp resmi.
Perubahan fokus ini diharapkan mampu menjawab tantangan industri kesehatan Indonesia yang sedang berada dalam masa transisi pascapandemi.
Dengan kapasitas operasional yang telah terbangun sejak 2020, Bumame berupaya mempertahankan relevansi bisnis melalui standar prosedur medis yang konsisten.
Pemanfaatan platform digital dalam operasional sehari-hari menjadi kunci bagi perusahaan untuk tetap kompetitif dalam menarik minat konsumen modern.







