Berita

Taktik Jenius STY Bungkam Lawan, Kyohei Yoshino Matikan Pergerakan Peralta

3
×

Taktik Jenius STY Bungkam Lawan, Kyohei Yoshino Matikan Pergerakan Peralta

Sebarkan artikel ini
Kyohei Yoshino mengawal pergerakan lawan saat pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di GBK
Kyohei Yoshino tampil solid sebagai bek kanan saat Persija Jakarta menaklukkan Persib Bandung di Stadion GBK.

Jakarta – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, melakukan eksperimen taktis dengan menggeser posisi pemain asal Jepang, Kyohei Yoshino, menjadi bek kanan saat meraih kemenangan atas Persib Bandung dalam laga El Clasico di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9/2026).

Dilansir dari JPNN, perubahan posisi tersebut dilakukan meski tim berjuluk Macan Kemayoran itu sebenarnya memiliki kedalaman skuad yang mumpuni di sektor bek kanan, seperti Fajar Fathurrahman dan Rio Fahmi.

Keputusan Shin Tae-yong terbukti efektif karena Kyohei Yoshino mampu tampil solid selama 56 menit di lapangan.

Pemain asing tersebut berhasil meredam pergerakan penyerang Persib Bandung, Mariano Peralta, secara konsisten sepanjang pertandingan.

Peran strategis Kyohei Yoshino di sisi kanan pertahanan memberikan stabilitas yang dibutuhkan oleh Persija Jakarta dalam mengantisipasi serangan lawan.

Kedisiplinan serta kecerdasan dalam membaca arah serangan menjadi atribut kunci yang ditunjukkan oleh pemain tersebut.

“Yoshino memiliki kemampuan bertahan baik sebagai gelandang bertahan, bek tengah maupun bek sayap,” kata Shin Tae-yong.

Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, penempatan Kyohei Yoshino di posisi bek sayap bertujuan untuk memberikan rasa aman tambahan di lini pertahanan.

Eksperimen ini sebenarnya bukan kali pertama dilakukan oleh tim pelatih Persija Jakarta musim ini.

Pada pertandingan sebelumnya melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Kyohei Yoshino juga sempat ditugaskan mengisi posisi bek sayap kiri untuk menggantikan Rio Fahmi.

Fleksibilitas posisi yang dimiliki oleh Kyohei Yoshino menjadikannya aset berharga dalam peracikan strategi tim di berbagai situasi pertandingan.

Selain Kyohei Yoshino, Persija Jakarta juga melakukan penyesuaian posisi pada pemain lain, termasuk Kerim Memija yang digeser menjadi bek kiri pada laga melawan Persib Bandung.

Penerapan taktik yang dinamis ini menunjukkan pendekatan Shin Tae-yong dalam memaksimalkan potensi setiap pemain yang dimiliki dalam skuad.

Kemenangan dalam laga krusial ini sekaligus memperkuat posisi Persija Jakarta dalam peta persaingan kompetisi domestik musim ini.

Kemampuan adaptasi pemain di berbagai lini menjadi faktor penting bagi tim pelatih untuk menjaga performa konsisten di tengah jadwal pertandingan yang padat.

Hingga saat ini, Shin Tae-yong terus melakukan evaluasi terhadap komposisi pemain guna menghadapi laga-laga selanjutnya.

Para pendukung Persija Jakarta memberikan apresiasi terhadap efektivitas perubahan taktis yang diterapkan dalam pertandingan tersebut.

Dengan hasil positif ini, Persija Jakarta diharapkan dapat mempertahankan tren kemenangan pada laga-laga berikutnya.

Koordinator Forum BEM se-Kabupaten Rembang, Ahmad Fajar Mushoffa, saat memberikan keterangan terkait kasus keracunan MBG.
Berita

Koordinator Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Ahmad Fajar Mushoffa, mengatakan pihaknya sedang menghimpun data dan fakta terkait kasus dugaan keracunan Makan Bergizi…