Berita

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham UNTR, TINS, dan BBRI

6
×

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham UNTR, TINS, dan BBRI

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan memiliki peluang untuk mengalami kenaikan pada perdagangan Senin (14/9/2026) setelah secara teknikal membentuk pola hammer di area support 6.475–6.375.

Dilansir dari riset BRI Danareksa Sekuritas, pergerakan indeks yang bertahan di sekitar MA20 pada level 6.533 membuka potensi terjadinya technical rebound bagi pasar modal domestik.

Tim riset BRI Danareksa Sekuritas menyatakan, “Kami memperkirakan IHSG berpeluang menguji resistance terdekat 6.600, dengan 6.700 sebagai resistance berikutnya; selama bertahan di atas 6.475, bias jangka pendek masih konstruktif.”

Secara teknis, level support didefinisikan sebagai area harga di mana tekanan jual mulai mereda dan minat beli meningkat, sehingga harga cenderung kembali naik.

Sebaliknya, resistance dipahami sebagai tingkat harga tertinggi di mana aksi jual biasanya terjadi dalam volume besar, yang berpotensi menahan laju kenaikan harga saham lebih lanjut.

Fokus investor saat ini tertuju pada agenda Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan berlangsung pada 15–16 September dengan probabilitas kenaikan suku bunga acuan Fed Rate sebesar 25 basis poin telah mencapai angka di atas 85 persen.

Pasar saat ini telah mengantisipasi kenaikan tersebut, sehingga perhatian pelaku pasar kini beralih pada panduan kebijakan (guidance) dan proyeksi dot plot dari bank sentral Amerika Serikat.

Stance kebijakan yang cenderung lebih hawkish diantisipasi memiliki potensi untuk menekan imbal hasil UST yield, indeks DXY, serta aset-aset di pasar negara berkembang atau emerging market.

Menyikapi dinamika pasar tersebut, tim riset BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan investor untuk mencermati saham PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC).

Di sisi lain, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, berpendapat bahwa meskipun IHSG sempat mengalami koreksi pada akhir pekan lalu, struktur pergerakan indeks secara keseluruhan masih berada dalam tren bullish.

Indikator teknikal menunjukkan kondisi bullish crossover pada MA20 dan MA60, meskipun di saat yang sama indikator Stochastics KD dan RSI memberikan sinyal negatif dengan adanya penurunan volume perdagangan.

Nafan Aji Gusta Utama memproyeksikan pergerakan IHSG akan cenderung variatif, namun tetap membuka peluang untuk terjadinya rebound pada sesi perdagangan hari ini.

Untuk strategi investasi, Nafan Aji Gusta Utama merekomendasikan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan target harga di level 3.350, 3.440, dan 3.570.

Selain itu, dia juga menyarankan saham PT Indosat Tbk (ISAT) dengan target harga pada rentang 2.520, 2.590, dan 2.980.

Terakhir, saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) turut direkomendasikan dengan target harga di level 605, 620, dan 655.