Ecozone

Telkom Targetkan Penjualan Mayoritas Saham NeutraDC Rampung Akhir 2026

9
×

Telkom Targetkan Penjualan Mayoritas Saham NeutraDC Rampung Akhir 2026

Sebarkan artikel ini
Gedung pusat data NeutraDC milik PT Telkom Indonesia di Jakarta
PT Telkom Indonesia menargetkan penjualan mayoritas saham NeutraDC rampung pada akhir tahun 2026.

Jakarta – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) saat ini tengah memproses penjualan saham mayoritas pada unit bisnis pusat data, NeutraDC, dengan target penyelesaian transaksi pada akhir tahun 2026, sebagaimana diungkapkan dalam paparan publik pada Senin (7/9/2026).

Dilansir dari Bloomberg, langkah strategis ini dilakukan oleh emiten telekomunikasi pelat merah tersebut guna menangkap momentum tingginya minat investor terhadap aset infrastruktur digital di kawasan regional maupun global.

Direktur Wholesale & International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang berada dalam tahap evaluasi terhadap penawaran mengikat atau binding offers dari para calon investor.

Meskipun demikian, pihak manajemen enggan memberikan detail spesifik mengenai nilai transaksi maupun besaran porsi saham yang akan dilepas kepada pihak eksternal.

“Terkait nilai ataupun porsi kepemilikan yang beredar di pasar, angka tersebut merupakan kajian atau estimasi dari pihak eksternal dan bukan merupakan angka resmi dari kami,” kata Budi.

Informasi yang beredar di pasar menyebutkan bahwa Telkom saat ini bekerja sama dengan penasihat keuangan untuk memfasilitasi potensi divestasi tersebut.

Estimasi valuasi bisnis NeutraDC dalam proses penjualan ini dilaporkan berada pada kisaran US$ 1 miliar hingga US$ 1,5 miliar atau setara dengan Rp 14,84 triliun hingga Rp 25,3 triliun.

Pembahasan mengenai transaksi ini masih bersifat dinamis dan belum mencapai keputusan final, mengingat Telkom juga pernah melakukan penjajakan serupa untuk aset pusat data pada tahun 2022.

Budi menegaskan bahwa NeutraDC tetap diproyeksikan sebagai salah satu mesin pertumbuhan utama perusahaan di masa depan seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan pusat data.

Pemilihan mitra strategis dinilai menjadi langkah krusial bagi Telkom untuk mempercepat ekspansi bisnis infrastruktur digital tersebut secara lebih masif.

Kehadiran mitra strategis diharapkan mampu memberikan nilai tambah berupa kapabilitas teknis yang lebih mumpuni dalam pengembangan operasional pusat data.

Selain aspek teknis, kolaborasi ini diproyeksikan dapat membuka akses ke pasar yang lebih luas bagi NeutraDC di tingkat internasional.

Pihak Telkom juga mengakui bahwa keterlibatan mitra strategis akan memberikan dukungan pendanaan yang dibutuhkan untuk mendukung rencana ekspansi jangka panjang perusahaan.

Strategi ini diambil untuk memastikan bahwa NeutraDC mampu bersaing di tengah dinamika industri teknologi informasi yang menuntut kapasitas infrastruktur yang terus berkembang.

Hingga saat ini, Telkom terus melakukan kajian mendalam untuk memastikan bahwa proses divestasi tersebut memberikan nilai ekonomi terbaik bagi perseroan dan pemangku kepentingan.