Ecozone

Pasar Game Tembus Rp32 Triliun, Pemerintah Dorong Esports Penggerak Ekonomi

3
×

Pasar Game Tembus Rp32 Triliun, Pemerintah Dorong Esports Penggerak Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Turnamen esports Mobile Legends dalam rangka Hari Bhakti Postel ke-81 di Rasuna Epicentrum, Jakarta.
Kementerian Komunikasi dan Digital menggelar turnamen esports Mobile Legends untuk mendukung pertumbuhan industri gim nasional.

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Asosiasi Penyelenggara Infrastruktur Menara Telekomunikasi (ASPIMTEL) menggelar turnamen esports Mobile Legends sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 di Rasuna Epicentrum, Kuningan, pada Jumat (4/9/2026), guna mendorong pertumbuhan industri gim nasional yang memiliki valuasi mencapai Rp 32 triliun pada tahun 2025.

Dilansir dari siaran pers, Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Aryo Pamoragung menyatakan bahwa industri gim merupakan bagian integral dari ekosistem digital yang sangat besar dan bukan lagi sekadar permainan.

Aryo berharap para pelaku industri digital yang terlibat dalam turnamen ini mampu bertransformasi dari sekadar pemain menjadi kreator dan pengembang gim lokal agar Indonesia dapat mengambil manfaat ekonomi yang lebih besar dari pasar domestik.

Laporan dari PwC memproyeksikan nilai pasar esports di Indonesia akan mencapai US$ 2,4 miliar pada tahun 2029, memperkuat urgensi pengembangan ekosistem gim nasional.

Ketua Umum Pengurus Nasional Indonesia Esports Association (IESPA) Ibnu Sulistyo Riza Pradipto menekankan bahwa esports merupakan masa depan ekonomi Indonesia dengan basis 68 juta pemain aktif yang membuka peluang profesi luas bagi penyelenggara acara, manajer tim, wasit, hingga caster.

Ibnu menjanjikan para pemenang turnamen kesempatan untuk bermain bersama atau mabar dengan pemain profesional dan anggota Timnas Mobile Legends Indonesia.

Turnamen ini diikuti oleh berbagai perwakilan perusahaan dan institusi di sektor ICT, termasuk dari lingkungan Komdigi, industri pos, telekomunikasi, serta media.

Pengurus ASPIMTEL Indra Gunawan menjelaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini sejalan dengan tema besar Hari Bhakti Postel ke-81 yaitu Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat.

Indra menambahkan bahwa konektivitas yang baik merupakan pilar utama yang mendorong pertumbuhan industri gim dan ekosistem Mobile Legends di Indonesia.

Kompetisi ini mempertandingkan babak penyisihan hingga final dengan total hadiah sebesar Rp 30,5 juta bagi para pemenang dan pemain terbaik.

Tim esports PT Telkom Infrastruktur Indonesia (Infranexia) berhasil meraih juara pertama setelah mengalahkan tim PT Amron Citinet (ACT) dengan skor 2-0 pada babak final.

Gelar pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP) dalam turnamen tersebut diraih oleh Rivaldi dari tim Infranexia.

Ketua Pelaksana Hari Bhakti Postel ke-81 Theodorus Ardi Hartoko menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta dalam rangkaian acara yang bertujuan mempererat kolaborasi insan pos dan telekomunikasi di Indonesia.

Selain kompetisi gim, rangkaian peringatan ini meliputi seminar, funwalk, donor darah, dan pertandingan mini soccer sebelum mencapai puncaknya pada upacara 27 September 2026 di Bandung.

ASPIMTEL berharap kegiatan ini menjadi momentum berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi di dalam ekosistem digital nasional.