Ecozone

IHSG Ditutup Lesu, Investor Borong Saham CUAN, BULL, BBCA, BBRI, TINS

34
×

IHSG Ditutup Lesu, Investor Borong Saham CUAN, BULL, BBCA, BBRI, TINS

Sebarkan artikel ini
Tampilan layar monitor yang menunjukkan grafik penurunan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia
IHSG ditutup melemah 0,47 persen ke level 6.636 pada perdagangan Jumat (4/9/2026).

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan koreksi sebesar 0,47 persen ke level 6.636 pada penutupan perdagangan bursa efek, Jumat (4/9/2026).

Dilansir dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), pelemahan indeks terjadi seiring dengan dominasi tekanan jual yang mencakup 363 saham, sementara hanya 256 saham yang mampu menguat dan 172 saham lainnya stagnan.

Total nilai transaksi yang tercatat di bursa mencapai Rp14,97 triliun dengan volume perdagangan sebesar 35,72 miliar saham yang melibatkan frekuensi transaksi sebanyak 2,05 juta kali.

Kapitalisasi pasar IHSG pada sesi perdagangan tersebut tercatat mencapai angka Rp11.624 triliun.

Sektor konsumer nonsiklikal menjadi penekan utama indeks dengan mencatatkan penurunan terdalam sebesar 1,07 persen.

Koreksi pada sektor tersebut turut dipengaruhi oleh penurunan harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) sebesar 1,46 persen menjadi Rp1.685 per lembar saham.

Secara keseluruhan, delapan dari 11 sektor yang terdaftar di BEI ditutup di zona merah.

Di sisi lain, investor menunjukkan aktivitas pembelian yang tinggi pada saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan nilai transaksi mencapai Rp960,63 miliar.

Saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menyusul dengan nilai transaksi sebesar Rp786,74 miliar.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga mencatatkan transaksi signifikan sebesar Rp634,21 miliar.

Selain itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menarik minat investor dengan nilai transaksi sebesar Rp519,35 miliar.

Saham PT Timah Tbk (TINS) melengkapi daftar saham yang paling ramai diburu dengan nilai transaksi Rp437,39 miliar.

Daftar saham top gainers dipimpin oleh PT Pakuan Tbk (UANG) yang naik 24,92 persen ke harga Rp4.010.

PT MD Entertainment Tbk (FILM) mencatatkan kenaikan sebesar 14,63 persen ke posisi Rp940.

PT Timah Tbk (TINS) juga masuk dalam jajaran penguat dengan kenaikan 8,07 persen ke level Rp4.420.

Sebaliknya, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) memimpin daftar top losers setelah terkoreksi 14,29 persen ke harga Rp216.

PT VKTR Teknologi Indonesia Tbk (VKTR) mencatatkan pelemahan sebesar 5,46 persen menjadi Rp865.

Saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) ditutup turun 4,29 persen ke level Rp67.

Performa bursa saham regional Asia cenderung bervariasi dengan kecenderungan menguat pada beberapa indeks utama.

Indeks Nikkei mencatatkan penguatan 1,26 persen, diikuti oleh indeks Hang Seng yang tumbuh 1,74 persen.

Indeks Straits Times juga berhasil terangkat sebesar 1,06 persen.

Sementara itu, indeks Shanghai Composite mengalami tekanan dengan penurunan sebesar 1,05 persen.