Berita

Daftar Sanksi Pemain Argentina Usai Keributan Final Piala Dunia

3
×

Daftar Sanksi Pemain Argentina Usai Keributan Final Piala Dunia

Sebarkan artikel ini
Leandro Paredes dan pemain Argentina lainnya di lapangan saat pertandingan
FIFA menjatuhkan sanksi disiplin kepada sejumlah pemain Argentina setelah keributan di final Piala Dunia 2026.

Zurich – FIFA menjatuhkan sanksi disiplin berat kepada sejumlah pemain dan ofisial Timnas Argentina serta Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menyusul keributan pasca-pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol pada Jumat (28/8/2026).

Dilansir dari rilis resmi FIFA, otoritas sepak bola dunia tersebut memberikan hukuman berupa larangan bermain dan denda finansial kepada empat pemain Argentina, yakni Leandro Paredes, Nahuel Molina, Thiago Almada, dan Pablo Martin Paez Gavira.

Leandro Paredes dijatuhi hukuman larangan bermain dalam 10 pertandingan serta denda sebesar 90.000 dolar AS.

Nahuel Molina menerima sanksi larangan tampil sebanyak tujuh pertandingan dengan denda sebesar 90.000 dolar AS.

Sementara itu, Thiago Almada dan Pablo Martin Paez Gavira masing-masing dijatuhi hukuman larangan bermain satu pertandingan serta denda sebesar 30.000 dolar AS.

Selain pemain, asisten pelatih Timnas Argentina, Roberto Ayala, juga dikenai sanksi larangan mendampingi tim serta denda sebesar 30.000 dolar AS.

Penerapan sanksi larangan bertanding tersebut merujuk pada Pasal 69 ayat 2 huruf a) dan ayat 3 Kode Disiplin FIFA (FDC) yang berlaku untuk laga-laga internasional berikutnya.

FIFA turut menjatuhkan denda total sebesar 321.000 dolar AS atau setara dengan Rp5,6 miliar kepada AFA atas berbagai pelanggaran selama turnamen berlangsung.

AFA dinyatakan melanggar Pasal 13 ayat 2 c) terkait penggunaan acara olahraga untuk demonstrasi non-olahraga serta Pasal 14 ayat 5 mengenai pelanggaran disiplin tim.

Pelanggaran lainnya mencakup Pasal 15 FDC terkait tindakan diskriminasi dan pelecehan rasis yang dilakukan oleh pendukung tim, serta Pasal 17 mengenai ketertiban dan keamanan pertandingan.

Sebagai konsekuensi tambahan dari pelanggaran Pasal 15 FDC, AFA diwajibkan menyelenggarakan dua pertandingan kandang berikutnya dengan pembatasan kapasitas penonton sebesar 50 persen.

Komite Disiplin FIFA menetapkan bahwa 100.000 dolar AS dari total denda harus dialokasikan untuk program memerangi diskriminasi.

Terdapat ketentuan penangguhan pelaksanaan sebagian sanksi, yang mencakup satu dari dua laga kandang dengan pembatasan penonton dan denda sebesar 100.000 dolar AS, dengan masa percobaan tertentu.

Seluruh pihak yang bersangkutan telah menerima pemberitahuan resmi mengenai keputusan tersebut pada hari ini.

FIFA memberikan batas waktu selama sepuluh hari bagi pihak terkait untuk mengajukan permintaan atas keputusan yang disertai alasan hukum yang sah.