Ecozone

Strategi Mitigasi Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Stabilitas Harga Pangan

88
×

Strategi Mitigasi Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Stabilitas Harga Pangan

Sebarkan artikel ini
cd884bf1667f15aeb3c983e083d5e9f5.jpg
cd884bf1667f15aeb3c983e083d5e9f5.jpg

Jakarta – Pemerintah memastikan kesiapan anggaran untuk meredam dampak lonjakan harga pangan akibat pelemahan nilai tukar rupiah yang kini menembus level 17.500 per dolar Amerika Serikat. Subsidi akan dikucurkan jika inflasi bahan pokok mulai tak terkendali.

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menegaskan, negara memiliki pos anggaran bencana yang bisa digunakan untuk intervensi harga. Subsidi tersebut rencananya akan disalurkan melalui mekanisme bantuan ongkos angkut pangan hingga melibatkan pemerintah daerah.

Langkah ini disiapkan sebagai antisipasi di tengah tren pelemahan rupiah yang memicu kenaikan harga komoditas impor. Saat ini, harga kedelai tercatat mencapai Rp 13.607 per kilogram, jauh melampaui harga acuan pembelian di kisaran Rp 11.400 hingga Rp 12.000 per kilogram.

Meski demikian, Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai kondisi pasar saat ini secara umum masih stabil. Menurutnya, fluktuasi harga yang terjadi belum menunjukkan pengaruh signifikan dari pelemahan kurs secara luas, meski beberapa komoditas seperti minyak goreng curah mencatatkan kenaikan tipis.

Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah saat ini dipicu oleh kombinasi faktor global dan domestik. Secara global, tingginya inflasi energi dan ketidakpastian suku bunga membuat investor asing menarik asetnya dari negara berkembang menuju aset yang lebih aman.

Tekanan terhadap mata uang Garuda diperparah oleh sentimen negatif dari lembaga pemeringkat internasional seperti Moody’s dan Fitch Ratings terkait kredibilitas bauran kebijakan. Selain itu, penilaian MSCI mengenai pasar saham juga memicu keluarnya aliran modal asing atau capital outflow.

Berdasarkan data hingga Mei 2026, terjadi arus modal keluar dari pasar saham sebesar 2,2 miliar dolar AS dan pasar obligasi mencapai 0,7 miliar dolar AS. Akibatnya, nilai tukar rupiah sejak awal tahun telah melemah sebesar 3,9 persen dan ditutup di level 17.529 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026.

Ilustrasi logo perusahaan PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) dan aktivitas pertambangan batu bara
Ecozone

PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) resmi mengakuisisi 72% saham PT Berau Usaha Mandiri (BUM) melalui PT Prambanan Nusantara Energi (PNE), anak perusahaan BIKE. Direktur BIKE, Winston Mulyadi mengatakan akuisisi ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha perusahaan serta memperluas portofolio usaha di bidang pertambangan. “Akuisisi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan dan diversifikasi…

Kepingan emas batangan dengan latar belakang grafik pasar keuangan yang menunjukkan tren harga
Ecozone

Harga emas dunia menguat tipis pada perdagangan Jumat (9/10/2026), setelah sempat menyentuh level terendah dalam dua bulan pada Rabu (7/10/2026). Pergerakan emas dipengaruhi kekhawatiran inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih tinggi serta prospek kenaikan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,3% menjadi US$ 4.147,77 per ons troi pada pukul 00.43 GMT. Sementara…

Gedung Federal Reserve di Washington DC dengan latar belakang bendera Amerika Serikat
Ecozone

Risiko inflasi yang masih berada di atas target 2% membuat Federal Reserve (The Fed) tetap membuka peluang kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) sebelum akhir 2026. Hal tersebut tercermin dalam risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) 15–16 September 2026 yang dirilis pada Rabu (7/10/2026). Dalam rapat tersebut, The Fed menaikkan suku bunga acuan ke kisaran 3,75%–4,00%. Mayoritas pejabat The Fed menilai…