Internasional

Polisi Temukan Artefak Romawi Berusia 2.000 Tahun di Dasar Laut Sardinia

2
×

Polisi Temukan Artefak Romawi Berusia 2.000 Tahun di Dasar Laut Sardinia

Sebarkan artikel ini
polisi-temukan-artefak-romawi-berusia-20-abad-di-dasar-laut-italia
polisi temukan artefak romawi berusia 20 abad di dasar laut italia

Sardinia – Tim penyelam kepolisian Italia menemukan sejumlah artefak peninggalan era Romawi berusia sekitar 2.000 tahun di dasar laut dekat Porto Rotondo, Sardinia.

Penemuan ini bermula saat petugas melakukan penyelaman rutin untuk memastikan keamanan perairan wilayah Olbia.

Petugas awalnya mendapati serpihan terakota yang tersebar di dasar laut.

Temuan awal tersebut mendorong tim untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam di lokasi yang sama.

Hasilnya, tim menemukan sejumlah wadah kuno yang sebagian besar dalam kondisi utuh.

“Tindakan pengerukan yang cermat memungkinkan identifikasi dan kemudian pemulihan tiga artefak terakota yang utuh, khususnya sebuah baskom pengangkut, bersama dengan barang-barang kecil lainnya,” ungkap pejabat setempat.

Seluruh artefak yang ditemukan segera didokumentasikan untuk kemudian diserahkan kepada otoritas arkeologi berwenang.

Dokumentasi visual menunjukkan keberadaan amfora, yakni guci kuno berleher sempit dengan dua pegangan vertikal, yang tergeletak di antara rumput laut.

Pada masa Romawi, amfora lazim digunakan sebagai wadah pengangkut komoditas seperti anggur, minyak zaitun, hingga biji-bijian.

Analisis awal mengindikasikan artefak tersebut berasal dari kurun waktu paruh kedua abad pertama sebelum Masehi hingga abad pertama Masehi.

Benda-benda tersebut diduga berasal dari wilayah Lazio, Campania, atau Semenanjung Iberia.

Para ahli kini tengah meneliti wadah-wadah tersebut guna memastikan usia serta asal usulnya secara lebih akurat.

Selain itu, tim akan mengkaji apakah lokasi penemuan merupakan bagian dari situs arkeologi yang lebih luas.

Sebelumnya, otoritas Italia juga menemukan bangkai kapal dagang Romawi bermuatan amfora di lepas pantai Apulia pada Juni 2025.