BeritaEcozone

PKP Genjot Aturan Rusun Subsidi: Harga Jadi Fokus Utama

164
×

PKP Genjot Aturan Rusun Subsidi: Harga Jadi Fokus Utama

Sebarkan artikel ini
aturan-rusun-subsidi-segera-terbit,-harga-jadi-fokus-utama
aturan rusun subsidi segera terbit, harga jadi fokus utama

Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan penerbitan keputusan menteri (Kepmen) terkait rumah susun (rusun) subsidi pada bulan ini.

Kepmen ini akan mengatur berbagai aspek penting terkait rusun subsidi.

“Kalau bulan ini, insya Allah. Bisa jadi lebih cepat,” kata Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, Selasa (13/1/2026).

Aspek yang diatur meliputi rumah susun, bunga pinjaman, tenor pembiayaan, dan ketentuan lainnya.

Sri Haryati menambahkan bahwa Kepmen ini sudah mendekati final, terutama terkait penyesuaian harga.

Menteri PKP Maruarar Sirait akan mengundang pengembang rusun subsidi, perbankan, dan pemangku kepentingan terkait untuk membahas Kepmen ini lebih lanjut.

Tujuannya untuk membahas Kepmen tersebut secara lebih mendalam.

“Tadi ada beberapa masukan. Besok (Rabu, 14 Januari) kita akan ada putaran lagi untuk diskusi dengan perbankan dan pengembang. Namun, secara keseluruhan pembahasannya sudah mengerucut,” jelas Sri.

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menilai rusun subsidi dapat menjadi solusi mengatasi backlog perumahan di perkotaan.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan percepatan penyesuaian harga rusun diperlukan untuk mengatasi masalah backlog perkotaan.

Hal ini dapat dilakukan dengan memasukkan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk hunian vertikal.

Setelah suplai rusun subsidi dibenahi, langkah berikutnya adalah penyesuaian harga per meter persegi dan per unit.

Penyesuaian tersebut masih dalam proses finalisasi dan akan dikalibrasi dengan indeks kemahalan konstruksi khusus bangunan tempat tinggal yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

BP Tapera juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan serta para pemangku kepentingan lainnya terkait skema pembiayaan rusun subsidi.

Aspek lain yang perlu diperhitungkan termasuk skema pembiayaan, uang muka, suku bunga, tenor, hingga perlindungan konsumen.

Ilustrasi logo perusahaan PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) dan aktivitas pertambangan batu bara
Ecozone

PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) resmi mengakuisisi 72% saham PT Berau Usaha Mandiri (BUM) melalui PT Prambanan Nusantara Energi (PNE), anak perusahaan BIKE. Direktur BIKE, Winston Mulyadi mengatakan akuisisi ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha perusahaan serta memperluas portofolio usaha di bidang pertambangan. “Akuisisi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan dan diversifikasi…

Kepingan emas batangan dengan latar belakang grafik pasar keuangan yang menunjukkan tren harga
Ecozone

Harga emas dunia menguat tipis pada perdagangan Jumat (9/10/2026), setelah sempat menyentuh level terendah dalam dua bulan pada Rabu (7/10/2026). Pergerakan emas dipengaruhi kekhawatiran inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih tinggi serta prospek kenaikan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,3% menjadi US$ 4.147,77 per ons troi pada pukul 00.43 GMT. Sementara…

Gedung Federal Reserve di Washington DC dengan latar belakang bendera Amerika Serikat
Ecozone

Risiko inflasi yang masih berada di atas target 2% membuat Federal Reserve (The Fed) tetap membuka peluang kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) sebelum akhir 2026. Hal tersebut tercermin dalam risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) 15–16 September 2026 yang dirilis pada Rabu (7/10/2026). Dalam rapat tersebut, The Fed menaikkan suku bunga acuan ke kisaran 3,75%–4,00%. Mayoritas pejabat The Fed menilai…