BeritaPolitik

Dorong Seminar, Gubernur Upayakan Bukittinggi Jadi Daerah Istimewa

157
×

Dorong Seminar, Gubernur Upayakan Bukittinggi Jadi Daerah Istimewa

Sebarkan artikel ini
bukittinggi-ajukan-diri-jadi-daerah-istimewa,-ini-kata-gubernur-sumbar
bukittinggi ajukan diri jadi daerah istimewa, ini kata gubernur sumbar

Bukittinggi – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyatakan dukungannya terhadap wacana menjadikan Kota Bukittinggi sebagai Daerah Istimewa.

Dukungan ini didasari oleh sejarah Bukittinggi sebagai Ibu Kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Mahyeldi menekankan perlunya kajian mendalam terkait wacana ini.

Kajian tersebut harus melibatkan aspirasi masyarakat, tokoh adat, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Perlu adanya dukungan penuh dari berbagai pihak,” ujar Mahyeldi, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, Bukittinggi memiliki nilai historis yang setara dengan daerah yang telah memiliki status keistimewaan.

Gubernur mendorong Pemkot Bukittinggi untuk menggelar seminar atau forum akademik.

Tujuannya adalah memperkuat argumentasi kelayakan Bukittinggi sebagai daerah khusus atau istimewa.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyambut baik dukungan tersebut.

Ia menegaskan bahwa Bukittinggi pernah menjadi ibu kota NKRI saat PDRI dibentuk pada 19 Desember 1948.

“Setelah Jakarta dan Yogyakarta, Bukittinggi menjadi ibu kota negara,” kata Ramlan.

Ramlan menambahkan, pihaknya terus berupaya meyakinkan berbagai pihak untuk mendukung pemberian status khusus ini.

Ia berencana menghadirkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai narasumber dalam seminar.

Tujuannya adalah berbagi pengalaman Yogyakarta sebagai daerah istimewa.