Ecozone

Gantikan Purbaya, Suahasil Janji Jaga Kredibilitas Kemenkeu

1
×

Gantikan Purbaya, Suahasil Janji Jaga Kredibilitas Kemenkeu

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara.
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Senin (14/9/2026).

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Negara, Senin (14/9/2026), guna memastikan stabilitas serta keberlanjutan pengelolaan keuangan negara.

Dilansir dari laporan terkini mengenai pelantikan kabinet, suksesi kepemimpinan di Kementerian Keuangan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97P tahun 2026 yang dibacakan dalam rangkaian prosesi pelantikan.

Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan oleh Suahasil Nazara di hadapan Presiden.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Suahasil Nazara saat membacakan sumpah jabatan.

Dalam konferensi pers pertamanya setelah dilantik, Suahasil Nazara berkomitmen untuk menjaga kredibilitas Kementerian Keuangan agar institusi tersebut tetap menjadi lembaga yang dapat dipercaya dan membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Kita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing, dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Suahasil Nazara.

Ia menjelaskan bahwa mandat utama yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto adalah mengelola APBN agar terus berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta menjaga stabilitas makroekonomi.

Menurut Suahasil Nazara, instrumen keuangan negara harus mampu memberikan manfaat maksimal melalui berbagai kanal ekonomi, mulai dari konsumsi masyarakat, realisasi investasi, hingga belanja pemerintah.

“Bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan, baik melalui konsumsi masyarakat, melalui investasi, melalui pengeluaran pemerintah, dan lebih-lebih lagi melalui kegiatan ekspor,” kata Suahasil Nazara.

Sebelum menduduki jabatan sebagai Menteri Keuangan, Suahasil Nazara memiliki rekam jejak panjang di kementerian tersebut, termasuk menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak tahun 2019.

Sebelum mengemban posisi wakil menteri, ia juga pernah memegang jabatan strategis sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) di lingkungan Kementerian Keuangan.

Terkait proses penunjukannya, Suahasil Nazara mengaku menerima panggilan dari pihak Istana untuk menghadap Presiden sebelum akhirnya dilantik hari ini.

“(Saya) ditelepon,” kata Suahasil Nazara saat ditanya mengenai proses pemanggilannya oleh pihak Istana.

Upacara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menko Yusril Ihza Mahendra, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Pratikno, serta Jaksa Agung ST Burhanuddin.