Malang – Penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, mencetak gol dalam debutnya bersama Arema FC saat mengalahkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 4-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Jumat (4/9/2026).
Dikutip dari jatim.jpnn.com, kemenangan telak tersebut menjadi awal positif bagi Mauro Zijlstra yang baru bergabung dengan Singo Edan setelah sebelumnya memperkuat Persija Jakarta.
Mauro Zijlstra mengakui bahwa pertandingan perdana melawan tim promosi tersebut tidak berjalan mudah meskipun timnya berhasil meraih kemenangan meyakinkan.
“Kami senang dengan kemenangan ini karena pertandingan pertama selalu tidak mudah, apalagi lawan kami adalah tim yang baru promosi,” kata Mauro Zijlstra.
Pemain tersebut menyatakan saat ini masih dalam proses adaptasi dengan sistem permainan dan karakter rekan-rekan setimnya yang baru.
“Coach menjelaskan segalanya dengan sangat jelas kepada saya, jadi tentu saya harus beradaptasi dengan sistem dan rekan tim,” ujar Mauro Zijlstra.
Selain fokus pada lini serang, Mauro Zijlstra juga dituntut memahami tugas defensif dalam skema 4-4-2 yang diterapkan oleh tim pelatih.
“Secara defensif, coach sangat jelas, kami bermain 4-4-2 kompak dan terkadang melakukan pressing tergantung lawan,” tutur Mauro Zijlstra.
Setelah mengamankan tiga poin, Arema FC kini mulai mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi PSM Makassar di laga berikutnya.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa timnya tidak akan menggunakan pendekatan yang kaku untuk setiap pertandingan.
“Kami tidak punya 11 pemain inti yang tetap karena memiliki grup yang sangat bagus dengan kualitas tinggi,” ucap Marcos Santos.
Menurut Marcos Santos, strategi dan komposisi pemain akan selalu disesuaikan dengan karakter lawan yang akan dihadapi di lapangan.
“Melawan Makassar, kami akan mempelajari strategi terbaik, apakah menggunakan striker murni atau tidak, tetapi kami akan selalu bermain ofensif,” kata Marcos Santos.
Terkait kondisi kebugaran pemain, tim pelatih masih memantau perkembangan Alfeandra Dewangga yang mengalami benturan keras saat melawan Isenmulang Kalteng FC.
Marcos Santos menjelaskan bahwa Alfeandra Dewangga sempat ditarik keluar karena merasa kelelahan setelah mendapatkan benturan fisik di lapangan.
“Hari Senin dokter akan memeriksanya lagi, tapi kemungkinan besar dia baik-baik saja dan siap untuk laga berikutnya,” ujar Marcos Santos.
Kedalaman skuad yang dimiliki Arema FC diharapkan mampu menjaga konsistensi performa di sepanjang kompetisi BRI Super League 2026/27.
Kontribusi Mauro Zijlstra pada laga debut ini menjadi indikator positif bagi efektivitas rotasi pemain yang diterapkan oleh tim pelatih.







