Ecozone

Dicecar Bursa Soal Saham Terbang 24%, SMBR Siapkan Strategi Streamlining

9
×

Dicecar Bursa Soal Saham Terbang 24%, SMBR Siapkan Strategi Streamlining

Sebarkan artikel ini
Logo PT Semen Baturaja (Persero) Tbk di kantor pusat perusahaan
Manajemen PT Semen Baturaja (Persero) Tbk memberikan klarifikasi kepada BEI terkait lonjakan harga saham perusahaan.

Jakarta – Manajemen PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) memberikan klarifikasi resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (4/9/2026) terkait lonjakan harga saham perusahaan yang mencapai hampir 24% pada awal bulan ini.

Dilansir dari MSN, langkah ini diambil setelah otoritas bursa melayangkan permintaan penjelasan mengenai volatilitas transaksi efek yang mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 39 poin dalam waktu singkat.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, manajemen SMBR menegaskan bahwa tidak terdapat informasi atau fakta material yang belum disampaikan kepada publik yang dapat memengaruhi nilai saham perusahaan.

Perseroan juga menyatakan tidak memiliki pengetahuan mengenai adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu yang berpotensi memicu peningkatan volume perdagangan maupun lonjakan harga saham di pasar modal.

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi nilai Efek Perseroan atau keputusan investasi pemodal,” kata manajemen SMBR.

Meski membantah adanya aksi korporasi tersembunyi, perusahaan mengakui tengah melakukan kajian internal terkait rencana streamlining dan penguatan struktur usaha dengan entitas anak perusahaan.

Rencana strategis tersebut merupakan bagian dari mandat PT Danantara Asset Management (DAM) dalam upaya menata ulang entitas di bawah naungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

“Perseroan berencana melakukan rencana aksi korporasi berupa streamlining dan penguatan struktur usaha perseroan dengan entitas anak usaha perseroan,” ujar manajemen.

Manajemen memastikan bahwa rencana tersebut masih berada dalam tahap kajian internal dan belum diimplementasikan sebagai aksi korporasi resmi hingga saat ini.

Pihak perusahaan juga telah melakukan konfirmasi kepada pemegang saham utama, yakni PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, terkait potensi perubahan kepemilikan saham.

Berdasarkan hasil konfirmasi tersebut, SIG menyatakan belum memiliki rencana strategis apa pun terkait kepemilikan saham mereka di dalam SMBR.

Data perdagangan mencatat saham SMBR sempat mengalami lonjakan sebesar 24% pada Selasa (1/9/2026) sebelum akhirnya mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 10,43%.

Meskipun terjadi penguatan pada awal September, kinerja saham SMBR secara tahun berjalan atau year to date masih menunjukkan koreksi sebesar 37,5%.

Perseroan menekankan kembali komitmennya untuk selalu memenuhi kewajiban keterbukaan informasi sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh otoritas bursa nasional.

Seluruh informasi yang disampaikan oleh manajemen dianggap sudah mencakup seluruh fakta material yang relevan dengan kondisi operasional dan transaksi saham perusahaan.

Investor diimbau untuk tetap memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan melalui sistem resmi BEI sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut.

Manajemen menyatakan akan segera menginformasikan kepada publik apabila terdapat perkembangan signifikan terkait rencana aksi korporasi yang sedang dikaji tersebut.