Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan Jumat (28/8/2026) dengan pelemahan tipis sebesar 0,06% atau 3,63 poin ke level 6.518 setelah sempat mencatatkan penguatan pada sesi pertama.
Dilansir dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas pasar mencatatkan volume transaksi mencapai 35,3 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2 juta kali.
Total nilai transaksi yang terhimpun selama hari perdagangan tersebut mencapai Rp 15,15 triliun dengan kapitalisasi pasar nasional yang bertengger di angka Rp 11.455 triliun.
Statistik perdagangan menunjukkan bahwa sebanyak 276 saham mengalami kenaikan, sementara 328 saham ditutup di zona merah dan 188 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Tekanan jual yang mendominasi pasar terlihat dari performa sektor industri, di mana PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) anjlok 6,57% ke level Rp 1.350.
Emiten lain yang turut mengalami koreksi signifikan adalah PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang turun 2,97% ke posisi Rp 98 serta PT United Tractors Tbk (UNTR) yang melemah 1,94% ke angka Rp 24.000.
Secara sektoral, delapan dari sebelas sektor yang tercatat di bursa domestik berakhir di zona negatif, terutama dipicu oleh penurunan tajam pada sektor energi.
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan penurunan sebesar 2,06% ke level 190, disusul oleh PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) yang terkoreksi 2,65% ke level 147.
Selain itu, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) melemah 1,4% ke Rp 4.230 dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) tertekan 1,82% ke level Rp 810.
Berbanding terbalik dengan sektor energi, saham perbankan berkapitalisasi besar atau big caps justru menunjukkan performa yang cukup solid sepanjang hari.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 1,17% ke level Rp 6.475, diikuti oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang naik 1,27% ke Rp 3.190.
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga mencatatkan penguatan sebesar 0,95% ke posisi Rp 4.250.
Di jajaran top gainers, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) memimpin dengan kenaikan 11,17% ke level 199, disusul PT Hero Global Investment Tbk (HGII) yang naik 8,33% ke level 143.
Sementara itu, daftar top losers selain IMPC mencakup PT J Resources Asia Pacific Tbk (PSAB) yang turun 4,65% ke level 615 dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang terkoreksi 3,81% ke level 1.390.
Sentimen bursa di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi dengan indeks Nikkei Jepang naik 0,38% ke level 66.385 dan Hang Seng tumbuh 0,05% ke angka 25.579.
Di sisi lain, Kospi Korea Selatan ditutup melemah 1,79% ke level 6.788, sementara Shanghai Composite terkoreksi 0,11% ke posisi 3.952.






