Ecozone

Wow ! Perusahaan Israel Bisa Bikin Pengisian Daya Baterai Mobil Penuh dalam Lima Menit

303
×

Wow ! Perusahaan Israel Bisa Bikin Pengisian Daya Baterai Mobil Penuh dalam Lima Menit

Sebarkan artikel ini
baterai cepat
Pengisian baterai mobil secara portable Foto: Autoevolution/Nena JaegersbergerNJP

FENESIA – Sebuah perusahaan asal Israel, StoreDot sedang melakukan pengembangan sebuah baterai yang mampu diisi dengan sangat cepat. 

Mengutip dari Guardian, sebuah baterai mobil listrik akan bisa diisi penuh, atau setidaknya mampu digunakan untuk melakukan perjalanan 160 km, hanya dengan pengisian daya lima menit.

StoreDot telah menguji baterai tersebut pada beberapa perangkat yang lebih kecil yakni smartphone, drone, dan skuter listrik. Saat ini mereka telah memproduksi 1.000 baterai lebih untuk dibagikan dan diujicoba perusahaan-perusahaan teknologi dan juga pabrikan mobil.

Daimler, BP, Samsung, dan TDK sudah menanamkan investasinya pada StoreDot. Perusahaan tersebut saat ini sudah mengumpulkan suntikan dana sebanyak USD 130 juta. Atas kemajuan penemuan dan tanaman modal yang didapat, Bloomberg menobatkan StoreDot sebagai ‘New Energy Finance Pioneer’ tahun 2020.

Untuk bisa mengisi baterai dengan super cepat, baterai buatan StoreDot membutuhkan instalasi pengisian daya dengan kekuatan lebih besar. StoreDot menargetkan baterai-baterai untuk mobil listrik tersebut akan mulai didistribusikan pada 2025.

“Masalah utama untuk menggunakan mobil listrik bukan lagi soal harga, tapi perkara ‘keresahan’. Anda takut mogok di jalan raya atau harus duduk selama dua jam menunggu mobil dicas. Tapi jika pengisian daya sama seperti mengisi BBM, semua ‘keresahan’ itu akan hilang,” ungkap Doron Myersdorf, CEO of StoreDot.

“Mengecas baterai lithium-ion hanya lima menit dianggap sesuatu yang tak mungkin. Tapi kami sudah merilis purwarupa lab, kami merilis contoh yang akan digunakan untuk produks masal. Ini menunjukkan kemampuan dan juga kesiapan untuk dilepas secara komersial,” kata Myersdorf.

Jika baterai Li-ion yang beredar di pasaran, rata-rata menggunakan grafit sebagai elektroda, StoreDot menggantinya dengan nanopartikel semikonduktor. Disebutkan nanopartikel ini dibuat menggunakan germanium.

Soal harga, baterai yang dikembangkan oleh StoreDot ini akan memiliki harga yang sama dengan baterai Li-ion yang dipakai masal saat ini.

Ilustrasi logo perusahaan PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) dan aktivitas pertambangan batu bara
Ecozone

PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) resmi mengakuisisi 72% saham PT Berau Usaha Mandiri (BUM) melalui PT Prambanan Nusantara Energi (PNE), anak perusahaan BIKE. Direktur BIKE, Winston Mulyadi mengatakan akuisisi ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha perusahaan serta memperluas portofolio usaha di bidang pertambangan. “Akuisisi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan dan diversifikasi…

Kepingan emas batangan dengan latar belakang grafik pasar keuangan yang menunjukkan tren harga
Ecozone

Harga emas dunia menguat tipis pada perdagangan Jumat (9/10/2026), setelah sempat menyentuh level terendah dalam dua bulan pada Rabu (7/10/2026). Pergerakan emas dipengaruhi kekhawatiran inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih tinggi serta prospek kenaikan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,3% menjadi US$ 4.147,77 per ons troi pada pukul 00.43 GMT. Sementara…

Gedung Federal Reserve di Washington DC dengan latar belakang bendera Amerika Serikat
Ecozone

Risiko inflasi yang masih berada di atas target 2% membuat Federal Reserve (The Fed) tetap membuka peluang kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) sebelum akhir 2026. Hal tersebut tercermin dalam risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) 15–16 September 2026 yang dirilis pada Rabu (7/10/2026). Dalam rapat tersebut, The Fed menaikkan suku bunga acuan ke kisaran 3,75%–4,00%. Mayoritas pejabat The Fed menilai…