Jakarta – Pelatih bulu tangkis asal Indonesia, Irwansyah, menjadi sorotan internasional setelah sukses membimbing pemain tunggal India, Ayush Shetty, menumbangkan wakil Indonesia, Alwi Farhan, pada babak 32 besar China Open 2026 Super 1000 di Olympic Sports Center Gymnasium, Rabu (22/7/2026).
Dilansir dari Tribunnews.com dan AajTak, keberhasilan ini merupakan rangkaian dari tren positif Irwansyah sejak ia mulai menangani sektor tunggal Asosiasi Bulu Tangkis India (BAI) pada awal tahun 2025.
Sebelum berkarier di India, Irwansyah merupakan sosok kunci di Pelatnas PBSI yang menjabat sebagai pelatih kepala sektor tunggal putra sejak 2016 hingga Desember 2024.
Selama periode tersebut, ia mengasah kemampuan atlet papan atas Indonesia seperti Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.
Dampak positif kehadiran Irwansyah terlihat nyata saat ia membawa tunggal putri PV Sindhu menjuarai Japan Open 2026 Super 750 pekan lalu.
Kemenangan PV Sindhu atas Akane Yamaguchi dengan skor 21-17, 21-17 tersebut mencatatkan sejarah sebagai raihan gelar pertama atlet asal India di turnamen tersebut.
PV Sindhu mengakui bahwa perubahan gaya permainannya merupakan hasil dari penyesuaian strategi dan fisik yang diprogram oleh Irwansyah.
Peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 tersebut berhasil menurunkan berat badan hingga 3,5 kilogram guna meningkatkan kelincahan di lapangan.
Fokus latihan kini beralih pada variasi pukulan seperti drop shot, half smash, serta penguatan kesabaran dalam reli panjang.
“Pertandingan tidak lagi dimenangkan hanya dengan smash,” kata PV Sindhu.
“Pertahanan pemain menjadi jauh lebih kuat, jadi variasi dalam permainan sangat penting,” ujar PV Sindhu.
“Saya menggunakan berbagai pukulan dari dekat net dan dari belakang lapangan,” tutur PV Sindhu.
Keunggulan taktik Irwansyah kembali teruji saat ia mendampingi Ayush Shetty dalam laga melawan Alwi Farhan di China Open 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Alwi Farhan yang didampingi pelatih Indra Widjaja harus mengakui keunggulan lawan melalui tiga gim dengan skor 17-21, 21-5, 17-21.
Hasil ini menempatkan Ayush Shetty, yang saat ini berada di peringkat 23 dunia, mampu menaklukkan Alwi Farhan yang menempati peringkat 11 dunia.
Keberhasilan Ayush Shetty mengeliminasi unggulan tersebut mempertegas reputasi Irwansyah sebagai pelatih yang mampu meningkatkan performa pemain secara signifikan.
Kontribusi Irwansyah kini menjadi faktor penentu dalam peta persaingan bulu tangkis tunggal di tingkat internasional.
Pihak BAI sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi terkait durasi kontrak jangka panjang sang pelatih asal Indonesia tersebut.
Meskipun demikian, performa gemilang para pemain binaannya di berbagai turnamen BWF menjadi bukti valid efektivitas metode kepelatihannya.







