Berikut adalah penulisan ulang berita dengan gaya jurnalistik media nasional:
Jakarta – Tiga kabar olahraga menjadi perhatian utama dalam 24 jam terakhir. Mulai dari kondisi Junaida Santi di Kejuaraan Dunia Voli U-21 hingga keberhasilan Kiromal Katibin menduduki peringkat satu dunia.
Berikut rangkuman tiga berita olahraga pilihan:
Junaida Santi Dilarang Tampil Demi Karier
Surabaya – Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia U-21, Marcos Sugiyama, memutuskan untuk tidak memainkan Junaida Santi di babak 16 besar Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025.
Keputusan ini diambil menyusul cedera yang dialami Santi saat melawan Argentina, Selasa (12/8).
“Dia memiliki masalah di meniscus. Meniscus yang terlalu tinggi, jadi kemarin mulai dengan sedikit sakit,” kata Sugiyama, seperti dikutip dari Antara.
Kiromal Katibin Rajai Panjat Tebing Dunia
Atlet panjat tebing Indonesia, Kiromal Katibin, kini resmi menjadi atlet nomor satu dunia di nomor speed putra.
Kiromal berhasil mengungguli Samuel Watson dari Amerika Serikat, pemegang rekor waktu tercepat Olimpiade Paris 2024.
Berdasarkan data International Federation of Sport Climbing (IFSC), Kiromal mengumpulkan 4.255 poin dari berbagai kejuaraan internasional.
Ia unggul 571 poin dari Watson yang berada di posisi kedua dengan 3.684 poin.
PSSI Buka Suara Soal Royalti Lagu Indonesia Raya
Jakarta – PSSI akhirnya memberikan tanggapan terkait polemik royalti lagu Indonesia Raya yang sempat mencuat.
Polemik ini bermula dari pernyataan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang menyebut lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam konteks pertunjukan komersial tetap harus membayar royalti.
Namun, Komisioner LMKN, Yessi Kurniawan, kemudian mengklarifikasi bahwa lagu Indonesia Raya sudah berstatus public domain sehingga tidak ada perlindungan hak cipta.







