Sehat

Bikin Heboh !! dr Wahyudi Muchsin Nyatakan Rapid Test Positif dan Negatif Adalah Palsu

331
×

Bikin Heboh !! dr Wahyudi Muchsin Nyatakan Rapid Test Positif dan Negatif Adalah Palsu

Sebarkan artikel ini
dr Wahyudi Muchsin / Fenesia

FENESIA – Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar, dr Wachyudi Muchsin menyatakan bahwa Rapid Test Positif dan Negatif adalah palsu. Rapid Test Negatif tidak menjamin seseorang dinyatakan negatif covid-19. Hal itu disampaikannya pada Senin, 21 September 2020.

Sejak Maret lalu, Rapid Test sudah mulai digunakan untuk memeriksa apakah seseorang terkena virus corona atau tidak. Kebanyakan masyarakat Indonesia juga lebih memilih Rapid Test dIbandingkan dengan Swab Test sebab d nilai lebih murah.

Usulan dilakukannya rapid testini awalnya didukung penuh oleh Pemerintah Indonesia. Presiden RI, Joko Widodo menginstruksikan untuk segera melakukan rapid testdengan cakupan besar.

“Hal ini dilakukan agar indikasi awal seseorang terpapar virus corona bisa dilakukan,” ujarnya dalam telekonferensi video di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 19 Maret 2020 lalu.

Namun sekarang, setelah pemeriksaan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin dilakukan, beredar kabar bahwa IDI ternyata tidak memberi jaminan bahwa jika test rapid negatif, seseorang tersebut sudah pasti negatif covid-19.

Dikutip dari kompas.com, dr Wachyudi menyatakan itu bukan rekomendasi IDI. “Hasil rapid test positif maupun negatif itu semua palsu dan alat itu bukan rekomendasi IDI,” katanya

“Harusnya, pak Pj Wali Kota Makassar setelah bertemu dengan orang yang terkonfirmasi positif langsung melakukan isolasi mandiri dan melakukan tes swab,” tambahnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin sebelumnya mengatakan, alasannya hanya melakukan rapid test karena tidak mengeluhkan gejala apapun. Dari rapid test yang dilakukan itu, ia mengatakan hasilnya juga non reaktif. Oleh karena itu, ia tidak perlu menindaklanjutinya dengan melakukan tes swab.

“Alhamdulillah saya baik-baik saja. Saya cukup dengan rapid test, karena tidak ada gejala apapun. Hasilnya non reaktif. Alhamdulillah, Ibu Rektor Unhas dan jajarannya sudah swab hasilnya semua negatif,” kata Rudy di Posko Covid-19 Makassar.

Namun, hal itu hanya dilakukan saat momen foto bersama saja. “Saya memang berdekatan dengan Ketua KPU RI saat foto itu saja. Setelah itu, sama sekali tidak berdekatan lagi. Saya berdoa terus ini, saya jaga dengan rapid test. Yang penting, pakai masker,” tuturnya.