Ecozone

Peran Mantri BRI Perluas Akses Keuangan di Pelosok Sumatera Selatan

83
×

Peran Mantri BRI Perluas Akses Keuangan di Pelosok Sumatera Selatan

Sebarkan artikel ini
Mantri BRI Alifia Naura Nazifah berinteraksi dengan warga di pelosok desa Sumatera Selatan untuk layanan literasi keuangan
Mantri BRI Unit Sumber Hidup melakukan kunjungan ke debitur di pelosok desa untuk memperluas akses inklusi keuangan.

Kayuagung, Sumatera Selatan – Alifia Naura Nazifah, seorang Mantri BRI Unit Sumber Hidup di bawah naungan BRI Branch Office Kayu Agung, menjalankan tugas literasi dan inklusi keuangan dengan menyambangi debitur di pelosok desa pada Sabtu (12/9/2026) guna mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat perdesaan.

Dilansir dari rilis resmi BRI, profesi yang dijalani Alifia menuntut mobilitas tinggi dalam menjangkau debitur di Desa Tanjung Makmur, Desa Kayu Labu, dan Desa Sido Mulyo yang mayoritas menggantungkan hidup pada sektor perkebunan kelapa sawit, karet, serta usaha perdagangan kecil.

Alifia menempuh medan yang menantang, termasuk jalan tanah yang licin dan berlumpur saat musim hujan, dengan menggunakan sepeda motor demi menemui para debitur secara langsung di rumah maupun di lokasi kebun mereka.

Tugas utama yang diemban Alifia mencakup pemantauan perkembangan usaha, identifikasi kendala bisnis, serta penyediaan akses permodalan melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kupedes untuk kebutuhan modal kerja hingga peremajaan lahan.

“Keputusan saya bergabung dengan BRI sebagai Mantri didasari oleh keinginan kuat untuk berkontribusi secara nyata pada pemberdayaan ekonomi masyarakat perdesaan, khususnya di wilayah Sumatera Selatan,” kata Alifia.

Alifia menegaskan bahwa keberhasilannya dalam memberikan layanan perbankan sangat bergantung pada pendekatan humanis dan pemahaman mendalam terhadap kearifan lokal masyarakat setempat.

“Membangun kepercayaan masyarakat desa memerlukan pendekatan humanis yang berlandaskan kearifan lokal,” ujar Alifia.

Dalam menjalankan operasional harian, ia kerap melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat atau ketua kelompok tani setempat untuk memastikan efektivitas kunjungan lapangan di tengah kondisi geografis yang sulit dijangkau.

Interaksi intensif dengan ratusan debitur telah memberikan perspektif baru bagi Alifia mengenai makna pekerjaannya dalam mendukung kesejahteraan keluarga di daerah tersebut.

“Pelajaran hidup terbesar yang saya peroleh adalah pentingnya empati, ketekunan, dan rasa syukur,” tutur Alifia.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyatakan bahwa dedikasi yang ditunjukkan oleh Mantri seperti Alifia merupakan pilar penting dalam memperkuat hubungan antara institusi perbankan dengan komunitas perdesaan.

Menurut Dhanny, kedekatan personel di lapangan menjadi kekuatan utama bagi BRI dalam memperluas jangkauan inklusi keuangan agar manfaat layanan perbankan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat hingga ke pelosok.

“Peran seperti Alifia menunjukkan bahwa Mantri BRI memiliki posisi penting dalam membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat sekaligus memahami perkembangan usaha mereka secara langsung,” kata Dhanny.

Kehadiran Mantri BRI di wilayah terpencil diharapkan dapat terus memberikan dampak nyata bagi stabilitas ekonomi lokal melalui penyediaan pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan usaha masyarakat.